Pantau Lokasi KDMP, Camat Banyumas Jadi Sorotan

Camat Banyumas meninjau pembangunan KDMP di Pekon Banjarejo bersama jajaran dan pekerja lapangan proyek Pekon..

FaktaNow.pro, Pringsewu –
FaktaNow.pro mengutip unggahan akun Instagram @kecamatan_banyumas yang dipublikasikan pada Jumat, 22 Mei 2026, terkait kegiatan peninjauan lokasi pembangunan KDMP di Pekon Banjarejo, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu. Dalam unggahan tersebut, Camat Banyumas Zainal Abidin, S.Pd., M.M bersama Kasi Bina Pelayanan Faseh Rahman, S.Kep., M.M terlihat berada di lokasi pembangunan sambil memantau langsung aktivitas masyarakat dan pekerja di area proyek.

Dalam keterangan unggahan itu dijelaskan bahwa KDMP atau Koperasi Desa Merah Putih merupakan program strategis pemerintah yang dibentuk di setiap desa maupun pekon sebagai wadah usaha kolektif masyarakat. Program tersebut disebut memiliki tujuan mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, mendukung ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kemandirian masyarakat desa melalui sistem usaha berbasis potensi lokal.

Dari dokumentasi yang dibagikan akun tersebut, tampak sejumlah pekerja sedang melakukan aktivitas pembangunan di area lahan yang cukup luas. Material seperti pasir, batu, gerobak dorong, dan perlengkapan kerja lainnya terlihat berada di lokasi. Camat Banyumas bersama jajaran tampak berdialog sambil mengawasi progres pekerjaan yang sedang berlangsung.

FaktaNow.pro mencatat, unggahan itu juga menerangkan bahwa anggota KDMP berasal dari masyarakat yang berdomisili di desa atau kelurahan setempat. Keanggotaan dibuktikan dengan identitas resmi berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Skema tersebut dinilai menjadi langkah untuk memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat lokal.

Selain itu, akun Instagram tersebut menuliskan bahwa program KDMP bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota melalui akses permodalan yang lebih mudah. Tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi, program itu juga diarahkan untuk memperkuat tata kelola usaha desa agar lebih modern dan berdaya saing.

Keberadaan koperasi desa dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat bawah. Dengan pola usaha bersama, masyarakat diharapkan dapat memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan potensi pertanian, perdagangan, hingga usaha kecil berbasis sumber daya desa.

Peninjauan langsung yang dilakukan pihak kecamatan juga menunjukkan adanya pengawasan terhadap proses pembangunan fasilitas KDMP. Langkah tersebut penting guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Dalam beberapa tahun terakhir, penguatan ekonomi desa memang menjadi perhatian pemerintah di berbagai daerah. Sejumlah program berbasis pemberdayaan masyarakat terus didorong agar desa memiliki kemampuan ekonomi mandiri dan tidak hanya bergantung pada bantuan dari luar wilayah.

Masyarakat Banyumas sendiri diharapkan dapat memanfaatkan keberadaan KDMP sebagai sarana pengembangan usaha bersama. Dengan dukungan pemerintah daerah serta keterlibatan warga, koperasi desa berpotensi menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.

Unggahan tersebut mendapat perhatian dari warganet karena memperlihatkan langsung aktivitas pembangunan di lapangan. Sejumlah pengguna media sosial turut memberikan respons positif terhadap langkah pemerintah kecamatan yang turun langsung memantau proses pengerjaan.

Meski demikian, keberhasilan program seperti KDMP tentu memerlukan pengelolaan yang transparan, profesional, dan berkelanjutan. Pengawasan dari pemerintah serta partisipasi masyarakat menjadi faktor penting agar tujuan pemberdayaan ekonomi benar-benar dapat terwujud secara nyata.

Hingga berita ini ditulis, unggahan akun Instagram @kecamatan_banyumas masih dapat diakses publik dan menjadi salah satu informasi mengenai perkembangan program koperasi desa di wilayah Kabupaten Pringsewu.

Editor: (Iskandar).