@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Montserrat:wght@400;700&display=swap'); body { font-family: 'Montserrat', Arial, sans-serif; } 🌐 🌐
.@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Nunito+Sans:wght@400;700&display=swap'); h1, h2, h3, h4, h5, h6 { font-family: 'Nunito Sans', Arial, sans-serif; } /* PAKSA SEMUA JUDUL RELATED POST JADI HITAM */ .related-posts a, .related-posts a:link, .related-posts a:visited, .related-posts h3 a, .related-posts h4 a, .related-posts .title a, .related-posts .post-title a, .related-posts .related-title a{ color:#000000 !important; text-decoration:none !important; } /* Saat disentuh atau hover tetap hitam */ .related-posts a:hover, .related-posts a:active{ color:#000000 !important; }

Farhan Hentikan Proyek BRT Bandung Demi Keselamatan

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meninjau proyek BRT demi memastikan keselamatan pengguna jalan di Bandung.

Bandung, FaktaNow.pro ▪️ Sebuah unggahan di media sosial Threads menjadi perhatian publik setelah memuat informasi mengenai penghentian sementara pekerjaan proyek Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung yang disebut dilakukan oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Unggahan yang dipublikasikan akun @mudamelek menyebutkan bahwa menjelang libur Lebaran, pekerjaan proyek BRT di jalur utama menuju kawasan wisata Bandung dinilai tidak memenuhi standar pelaksanaan. 

Dalam narasi unggahan tersebut disebutkan bahwa Wali Kota Bandung melakukan inspeksi lapangan dan menemukan sejumlah kondisi yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Disebutkan pula bahwa terdapat rambu lalu lintas yang tidak terlihat dengan jelas serta material proyek yang masih berada di sekitar lokasi pekerjaan.

Atas temuan tersebut, proyek disebut dihentikan sementara sebagai langkah mengutamakan aspek keselamatan masyarakat.

Video yang menyertai unggahan memperlihatkan seorang pria yang disebut sebagai Wali Kota Bandung berada di lokasi proyek bersama sejumlah orang saat melakukan peninjauan. 

Hingga berita ini diterbitkan, FaktaNow.pro belum memperoleh dokumen resmi maupun keterangan tertulis dari Pemerintah Kota Bandung terkait hasil inspeksi tersebut.

Unggahan tersebut juga memuat pertanyaan mengenai standar keselamatan proyek yang berstatus sebagai proyek nasional. Narasi tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari warganet.

Berdasarkan pantauan FaktaNow.pro, kolom komentar di unggahan tersebut dipenuhi berbagai pendapat masyarakat. Sebagian pengguna media sosial menyoroti pentingnya keselamatan dalam pelaksanaan proyek infrastruktur, sementara lainnya menyampaikan kritik terhadap kondisi pekerjaan yang dinilai mengganggu aktivitas pengguna jalan.

Seluruh komentar tersebut merupakan pendapat pengguna media sosial dan tidak dapat dijadikan sebagai fakta sebelum adanya verifikasi dari pihak berwenang.

Sampai saat ini belum terdapat keterangan resmi dari Kementerian Perhubungan maupun pihak pelaksana proyek yang dapat menjelaskan kondisi di lapangan, status penghentian pekerjaan, maupun tindak lanjut atas hasil inspeksi yang disebutkan dalam unggahan tersebut.

Sebagai media yang berpegang pada prinsip akurasi, keberimbangan, independensi, dan verifikasi, FaktaNow.pro tidak mengambil kesimpulan atas informasi yang berkembang di media sosial. 

redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Pemerintah Kota Bandung, Dinas Perhubungan Kota Bandung, Kementerian Perhubungan, serta pihak pelaksana proyek agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat diimbau untuk menyikapi informasi yang beredar di media sosial secara bijaksana dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum adanya penjelasan resmi dari instansi terkait. Dalam setiap proyek infrastruktur, aspek keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas yang harus dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Media akan terus memantau perkembangan informasi mengenai proyek BRT di Kota Bandung. Apabila telah diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kota Bandung, Kementerian Perhubungan, maupun pihak pelaksana proyek, berita ini akan diperbarui sesuai fakta yang telah terverifikasi.

Catatan, Berita ini disusun berdasarkan hasil penelusuran terhadap unggahan yang beredar di media sosial. Informasi di dalamnya masih dalam proses verifikasi dan akan diperbarui apabila terdapat keterangan resmi dari pihak yang berwenang. ▪️Editor: (Redaksi).▪️