Viral Treands AI Ubah Foto Wanita Jadi Estetik Dramatis

Potret AI aesthetic wanita berhijab hitam bergaya cinematic yang viral di Threads dan media sosial tahun 2026.”

FAKTANOW.pro, Lampung — Senin, 18 Mei 2026 menjadi salah satu momen menarik di media sosial setelah sebuah unggahan di platform Threads ramai diperbincangkan warganet. 

Unggahan tersebut memperlihatkan sebuah prompt kecerdasan buatan (AI) yang digunakan untuk mengubah foto seorang wanita menjadi potret estetik bergaya sinematik dengan nuansa gelap elegan. Konten itu langsung menarik perhatian para pengguna internet, Hingga ditonton lebih dari 181rb Kali.

Dalam tangkapan layar yang beredar, terlihat akun pengguna media sosial membagikan teks prompt lengkap yang digunakan untuk menghasilkan foto AI bergaya profesional. Prompt tersebut ditulis dalam bahasa Inggris dan menjelaskan secara rinci tampilan visual yang diinginkan, mulai dari posisi tubuh, gaya rambut, pencahayaan, hingga detail busana.


Berikut kutipan lengkap tulisan yang tampil pada unggahan tersebut:

“Back view portrait of a woman from the uploaded image, captured in a close-up, she is turning back, voluminous hair flowing freely, a few thin soft strands drifting across her face. her lips in a red shade, wearing a plain black blouse with a matching translucent flowy black saree with glass work on edges, draped slimly, giving her a stylish look, black bangles, Oxidized jhumka, warmness, Dark atmosphere, shallow depth of field..9:16. dont change my face please.”

Unggahan itu juga disertai tagar:#chatgpt #prompt #feed #post

Fenomena penggunaan AI untuk mengedit foto pribadi memang tengah menjadi tren global sepanjang tahun 2026. Banyak pengguna media sosial kini memanfaatkan teknologi berbasis Artificial Intelligence untuk menciptakan hasil visual yang lebih artistik, dramatis, hingga menyerupai karya fotografer profesional.


Dalam unggahan tersebut, perempuan pada hasil akhir AI terlihat mengenakan pakaian hitam elegan dengan efek pencahayaan hangat dan latar blur sinematik. Rambut panjang hitam yang dibiarkan tergerai menjadi salah satu fokus utama visual tersebut. Nuansa “dark aesthetic” yang digunakan dianggap mampu memberikan kesan misterius namun tetap elegan.


Tidak sedikit pengguna media sosial yang kemudian mencoba menyalin prompt tersebut untuk digunakan pada aplikasi AI generator lainnya. Bahkan beberapa warganet menyebut format prompt seperti ini berpotensi menjadi tren baru konten viral Instagram, Threads, hingga TikTok.


Menurut pengamatan tim FAKTANOW.pro, gaya prompt detail seperti ini memang semakin populer karena mampu menghasilkan gambar yang lebih realistis dan sesuai keinginan pengguna. Semakin detail deskripsi yang diberikan, maka hasil gambar AI biasanya akan terlihat semakin natural.


Selain itu, penggunaan kata seperti cinematic, dark atmosphere, shallow depth of field, hingga don’t change my face menjadi bagian penting dalam dunia prompt engineering modern. Kata-kata tersebut berfungsi untuk mengarahkan AI agar tetap mempertahankan wajah asli pengguna namun menambahkan efek visual artistik.


Sejumlah kreator digital bahkan mulai memanfaatkan teknologi AI untuk kebutuhan konten branding, feed Instagram premium, promosi fashion, hingga foto profil profesional. Tren ini juga mendorong munculnya berbagai komunitas berbagi prompt AI di media sosial.


Namun demikian, pengamat digital mengingatkan masyarakat agar tetap bijak menggunakan teknologi AI, terutama terkait privasi foto pribadi dan penyebaran hasil edit yang berpotensi menyesatkan publik. Penggunaan AI secara etis tetap menjadi perhatian penting di tengah berkembangnya teknologi visual modern.


Hingga berita ini diterbitkan pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 06.39 WIB, unggahan tersebut masih terus ramai diperbincangkan dan mendapatkan respons dari berbagai pengguna media sosial. Banyak komentar bermunculan karena hasil edit AI dinilai sangat realistis dan menarik perhatian.

Hal viral ini menunjukkan bahwa teknologi AI kini bukan lagi sekadar alat eksperimen digital, melainkan sudah menjadi bagian dari budaya konten media sosial modern. Kreativitas pengguna dalam merangkai prompt menjadi faktor utama terciptanya hasil visual yang mampu menarik jutaan perhatian publik internet.

Dengan berkembangnya tren AI visual seperti ini, media sosial diprediksi akan semakin dipenuhi konten artistik berbasis prompt engineering yang unik, estetik, dan berpotensi viral dalam waktu singkat.

Penulis: (Iskandar)