Zion Magdalena Bagikan Khasiat Rebusan Rempah Tradisional Penjaga Imunitas Tubuh

Sere atau serai dikenal sebagai rempah alami yang kerap digunakan dalam minuman herbal tradisional untuk membantu menghangatkan tubuh dan menjaga kebugaran.

FAKTANOW.pro, Lampung
  – Minuman herbal tradisional berbahan rempah dapur kembali menjadi perhatian masyarakat karena dinilai membantu menjaga kebugaran tubuh secara alami. Di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu, banyak warga mulai kembali mengonsumsi rebusan rempah untuk membantu menjaga daya tahan tubuh dan mengurangi risiko masuk angin.

Hal tersebut disampaikan Zion Magdalena saat berbincang bersama Redaksi FAKTANOW melalui sambungan telepon WhatsApp pada Senin, 4 Mei 2026. Dalam keterangannya, Zion mengaku rutin mengonsumsi minuman herbal hasil rebusan beberapa rempah dapur sebagai bagian dari pola hidup sehat sehari-hari.

Menurut Zion Magdalena, kebiasaan sederhana tersebut telah lama diterapkan keluarganya untuk membantu menjaga stamina tubuh agar tetap prima saat menjalani aktivitas harian.

“Untuk menjaga stamina dan kesehatan agar tidak mudah masuk angin, saya rutin minum rebusan air bumbu dapur seperti sereh, jahe, kunyit, dan kulit kayu manis,” ujar Zion Magdalena  Pinpinan Perusahaan media online, kepada Redaksi FaktaNow.

Ia menjelaskan, seluruh bahan tersebut mudah ditemukan di dapur rumah tangga dan selama ini dikenal luas sebagai rempah tradisional yang sering dimanfaatkan masyarakat Indonesia untuk minuman penghangat tubuh.

Dalam racikan herbal yang biasa dikonsumsinya, Zion Magdalena menggunakan serai atau sereh sebagai bahan utama karena memiliki aroma khas yang memberikan sensasi segar saat diminum. Selain itu, jahe juga menjadi campuran penting karena dipercaya membantu menghangatkan tubuh, terutama ketika cuaca dingin atau hujan.

Sementara kunyit digunakan karena dikenal sebagai salah satu rempah yang sejak lama dimanfaatkan dalam berbagai minuman tradisional Nusantara. Sedangkan kulit kayu manis ditambahkan untuk memberikan aroma harum sekaligus rasa yang lebih nikmat pada rebusan herbal tersebut.

“Kalau diminum hangat, badan terasa lebih nyaman dan segar. Biasanya saya minum pada pagi atau malam hari,” katanya.

Konsumsi minuman rempah tradisional saat ini memang kembali populer di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan secara alami. Banyak warga mulai mengurangi minuman instan dan memilih bahan herbal rumahan yang dianggap lebih alami serta mudah dibuat sendiri.

Gambar ilustrasi Kunyit tangkapan layar

Di sejumlah daerah, minuman berbahan jahe, kunyit, serai, dan kayu manis bahkan telah menjadi bagian dari budaya turun-temurun. Tidak sedikit masyarakat yang percaya rebusan rempah mampu membantu menjaga kondisi tubuh agar tetap fit saat menjalani aktivitas padat.

Praktisi kesehatan herbal, Dwi Nugroho, mengatakan rempah-rempah dapur memang dikenal memiliki kandungan alami yang sering dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Namun ia mengingatkan bahwa manfaat herbal bukan pengganti pengobatan medis.

“Rempah tradisional dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat apabila dikonsumsi secara wajar. Tetapi masyarakat tetap perlu memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing,” ujarnya.

Menurutnya, pola hidup sehat tetap menjadi faktor utama dalam menjaga kebugaran tubuh. Konsumsi herbal akan lebih bermanfaat apabila diimbangi dengan istirahat cukup, olahraga rutin, serta asupan makanan bergizi seimbang.

Selain membantu menjaga stamina, minuman herbal tradisional juga banyak dipilih masyarakat karena memberikan sensasi hangat dan menenangkan. Terlebih saat musim hujan atau kondisi tubuh mulai terasa lelah akibat aktivitas sehari-hari.

Zion Magdalena menambahkan, kebiasaan mengonsumsi rebusan rempah tidak memerlukan biaya besar karena bahan-bahannya mudah diperoleh di pasar tradisional maupun toko kebutuhan dapur.

Untuk proses pembuatannya, ia biasanya merebus beberapa potong jahe, kunyit, sereh, dan sedikit kulit kayu manis menggunakan air secukupnya hingga aroma rempah keluar dengan kuat. Setelah matang, air rebusan kemudian diminum dalam keadaan hangat.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa konsumsi minuman herbal bukan satu-satunya cara menjaga kesehatan. Menurutnya, masyarakat tetap harus memperhatikan pola hidup secara keseluruhan agar kondisi tubuh tetap terjaga.

“Yang paling penting tetap menjaga pola makan, istirahat cukup, olahraga, dan menjaga kesehatan tubuh secara rutin,” tambahnya.

Dalam beberapa penelitian kesehatan, rempah-rempah seperti jahe dan kunyit memang sering dibahas karena mengandung senyawa alami yang dimanfaatkan dalam berbagai pengobatan tradisional. Namun para ahli juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengonsumsi herbal secara berlebihan.

Konsumsi rempah dalam jumlah tertentu dapat memberikan efek berbeda pada setiap orang, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu. Karena itu, masyarakat dianjurkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan berkepanjangan.

Di tengah perkembangan gaya hidup modern, minuman herbal tradisional dinilai tetap memiliki tempat tersendiri di kalangan masyarakat Indonesia. Selain mudah dibuat, penggunaan rempah alami juga dianggap sebagai bagian dari warisan budaya yang terus dijaga hingga saat ini.

Kebiasaan mengonsumsi rebusan rempah bahkan mulai diminati generasi muda yang kini semakin peduli terhadap kesehatan tubuh. Banyak warga memilih membuat minuman herbal sendiri di rumah karena dinilai lebih higienis dan sesuai kebutuhan pribadi.

Selain itu, meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan membuat konsumsi bahan alami kembali populer. Minuman berbahan rempah kini tidak hanya ditemukan di rumah tangga, tetapi juga mulai banyak dijual di kedai minuman tradisional dan pusat kuliner sehat.

Dengan memanfaatkan bahan sederhana seperti jahe, kunyit, sereh, dan kulit kayu manis, masyarakat diingatkan bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari kebiasaan kecil sehari-hari. Meski bukan pengobatan utama, konsumsi herbal tradisional tetap menjadi pilihan sebagian warga untuk membantu menjaga kebugaran tubuh secara alami.

Melalui kebiasaan tersebut, Zion Magdalena berharap masyarakat semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini serta tetap melestarikan pemanfaatan rempah-rempah tradisional yang telah lama dikenal dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Penulis: (Iskandar).