AMPP Gempur Mabes Polri, Desak Kompol DK Dipidana -->
Telusuri
24 C
id
var now = new Date(); document.write( "" + " " + dayName[now.getDay()] + "," + " " + monName[now.getMonth()] + " " + now.getDate() + "," + " " + [now.getFullYear()]) ;
  • Home
  • Forum Berita
  • Baca Selengkapnya
  • Redaksi
  • Contact
.faktanow.pro
Buy template blogger
  • Home
  • Berita Daerah
    • 🇮🇩 Berita Nasional
    • 📍 Berita Daerah
    • 🏛️ Politik
    • 💰 Ekonomi
    • ⚖️ Hukum & Kriminal
    • 🎓 Pendidikan
    • 🩺 Berita Kesehatan
    • 💻 Teknologi
    • 🚗 Otomotif
    • 🌍 Internasional
  • Gadget
    • 💻 Teknologi
    • 🚗 Otomotif
  • ✨ Lifestyle

  • 🏛 Redaksi 📜 Kode Etik Jurnalistik ℹ️ Tentang Kami ⚠️ Disclaimer
    📍 Pringsewu 🌴 Lampung 🏘️ Gadingrejo 🌊 Tulang Bawang 🗺️ Lampung Selatan
    🚨 Peristiwa 🤝 Sosial ⚽ Olahraga ✨ Lifestyle 📝 Opini 🔥 Viral
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
.faktanow.pro
Telusuri
Beranda Berita Peristiwa AMPP Gempur Mabes Polri, Desak Kompol DK Dipidana
Berita Peristiwa

AMPP Gempur Mabes Polri, Desak Kompol DK Dipidana

Redaksi
Redaksi
08 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Massa AMPP menggelar aksi di depan Mabes Polri, Jakarta, mendesak Kompol DK diproses pidana dan kasus Rahmadi ditinjau ulang.

FAKTANOW.pro, Jakarta
, – Gelombang desakan terhadap institusi Polri kembali mencuat. Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pecinta Polri (AMPP) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Kamis (7/5/2026), menuntut penindakan tegas terhadap Kompol Dedy Kurniawan (DK) atas dugaan pelanggaran etik dan pidana yang dinilai merusak marwah kepolisian.

Dalam aksinya, massa meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun tangan langsung untuk memastikan proses hukum berjalan transparan tanpa perlindungan terhadap oknum yang dianggap mencederai kepercayaan publik.

Koordinator aksi, Sukri Soleh Sitorus, menegaskan demonstrasi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap institusi Polri, bukan serangan terhadap lembaga kepolisian secara keseluruhan.
Menurutnya, tindakan seorang oknum tidak boleh menghancurkan citra ribuan anggota Polri yang selama ini bekerja profesional dan mengabdi kepada masyarakat.

“Polri harus dibersihkan dari oknum yang menyalahgunakan kewenangan. Kepercayaan publik wajib dijaga dengan penegakan hukum yang tegas dan terbuka,” ujar Sukri dalam orasinya.

Massa menyoroti beredarnya video viral yang diduga memperlihatkan Kompol DK melakukan tindakan asusila di tempat umum serta konsumsi narkotika jenis vape getar. Dugaan perilaku tersebut dinilai sebagai pelanggaran berat terhadap kode etik dan sumpah jabatan anggota kepolisian.

AMPP menilai sanksi etik berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) belum cukup. Mereka mendesak agar proses pidana turut diterapkan guna memberikan efek jera dan menjaga integritas institusi.

Selain kasus terbaru, massa juga mengungkap rekam jejak dugaan pelanggaran Kompol DK pada perkara sebelumnya yang berkaitan dengan dugaan pemerasan, penganiayaan, serta pencurian uang milik warga bernama Rahmadi sebesar Rp11,2 juta. Meski sempat dijatuhi hukuman demosi selama tiga tahun, AMPP menilai sanksi tersebut gagal mengubah perilaku yang bersangkutan.

AMPP turut menyoroti dugaan kriminalisasi terhadap Rahmadi dalam perkara narkotika di Tanjungbalai. Mereka mempertanyakan proses penanganan kasus yang dianggap janggal karena pihak yang melakukan penangkapan, pemeriksaan, hingga menjadi saksi disebut berasal dari orang yang sama.

“Kasus Rahmadi harus dibuka kembali secara transparan. Dugaan rekayasa hukum wajib diusut demi memulihkan rasa keadilan,” tegas Sukri.

Dalam aksi tersebut, massa membawa spanduk, baliho, serta mengenakan topeng bergambar Kompol DK sebagai simbol protes terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi.

AMPP menyampaikan lima tuntutan utama kepada Kapolri, yakni mendesak proses pidana terhadap Kompol DK, penolakan upaya banding, evaluasi menyeluruh terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang, pembukaan kembali kasus Rahmadi, serta pembersihan internal institusi dari oknum bermasalah.

Usai berunjuk rasa di Mabes Polri, massa melanjutkan aksi ke Gedung DPR RI. Mereka meminta DPR segera menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) guna membahas dugaan kriminalisasi terhadap Rahmadi dan menelusuri keterlibatan sejumlah pihak dalam penanganan perkara tersebut.

AMPP juga mendesak DPR RI menerbitkan rekomendasi khusus kepada Mahkamah Agung sebagai langkah hukum luar biasa demi mengungkap fakta sebenarnya.

Aksi berlangsung tertib dan mendapat pengawalan aparat keamanan. Perwakilan Humas Polri disebut telah menerima aspirasi massa dan berjanji menyampaikan tuntutan tersebut kepada pimpinan institusi. (Ril)
>>> Berita Peristiwa
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Posting Komentar
Klik di sini  jika berminat untuk bergabung
Iklan
▣ BeritaEkonomi
Memuat Berita Ekonomi...
Foto saya
Redaksi
Lihat profil lengkapku

Kabar Pilihan

Asep Rahmat Hidayat Menang, Raih 690 Suara di Pilkakon Sukamulya

Redaksi- Selasa, Oktober 27, 2026 0
Asep Rahmat Hidayat Menang, Raih 690 Suara di Pilkakon Sukamulya

Most Popular

Bambang Hartono Tunjuk Dua Advokat Hadapi Gugatan Perdata

Bambang Hartono Tunjuk Dua Advokat Hadapi Gugatan Perdata

Sabtu, Oktober 24, 2026
Asep Rahmat Hidayat Menang, Raih 690 Suara di Pilkakon Sukamulya

Asep Rahmat Hidayat Menang, Raih 690 Suara di Pilkakon Sukamulya

Selasa, Oktober 27, 2026
Enam Pekon di Banyumas Tuntaskan Pilkakon, Ini Hasil Perolehan Suaranya

Enam Pekon di Banyumas Tuntaskan Pilkakon, Ini Hasil Perolehan Suaranya

Selasa, Oktober 27, 2026
Berita Wisata
Memuat...

Post Sosial

Bambang Hartono Tunjuk Dua Advokat Hadapi Gugatan Perdata

Bambang Hartono Tunjuk Dua Advokat Hadapi Gugatan Perdata

Sabtu, Oktober 24, 2026
Asep Rahmat Hidayat Menang, Raih 690 Suara di Pilkakon Sukamulya

Asep Rahmat Hidayat Menang, Raih 690 Suara di Pilkakon Sukamulya

Selasa, Oktober 27, 2026
Enam Pekon di Banyumas Tuntaskan Pilkakon, Ini Hasil Perolehan Suaranya

Enam Pekon di Banyumas Tuntaskan Pilkakon, Ini Hasil Perolehan Suaranya

Selasa, Oktober 27, 2026

Post Ekonomi

Viper Cafe Lampung Hadirkan Hiburan Malam Elegan

Viper Cafe Lampung Hadirkan Hiburan Malam Elegan

Rabu, Mei 13, 2026
Harapan Jaya Pringsewu Permudah Akses Perjalanan Antar Provinsi, Warga Kini Lebih Mudah Pesan Tiket dan Kirim Barang

Harapan Jaya Pringsewu Permudah Akses Perjalanan Antar Provinsi, Warga Kini Lebih Mudah Pesan Tiket dan Kirim Barang

Rabu, Mei 13, 2026
Sorotan Koperasi Desa Memicu Polemik Transparansi Pembangunan

Sorotan Koperasi Desa Memicu Polemik Transparansi Pembangunan

Selasa, Mei 12, 2026
Rumah Warga Karangwuluh Tegal Terbakar Dini Hari

Rumah Warga Karangwuluh Tegal Terbakar Dini Hari

Rabu, September 30, 2026

Post Nasional

Viper Cafe Lampung Hadirkan Hiburan Malam Elegan

Viper Cafe Lampung Hadirkan Hiburan Malam Elegan

Rabu, Mei 13, 2026
Harapan Jaya Pringsewu Permudah Akses Perjalanan Antar Provinsi, Warga Kini Lebih Mudah Pesan Tiket dan Kirim Barang

Harapan Jaya Pringsewu Permudah Akses Perjalanan Antar Provinsi, Warga Kini Lebih Mudah Pesan Tiket dan Kirim Barang

Rabu, Mei 13, 2026
Sorotan Koperasi Desa Memicu Polemik Transparansi Pembangunan

Sorotan Koperasi Desa Memicu Polemik Transparansi Pembangunan

Selasa, Mei 12, 2026

POPULER POST

Rumah Warga Karangwuluh Tegal Terbakar Dini Hari

Rumah Warga Karangwuluh Tegal Terbakar Dini Hari

Rabu, September 30, 2026
Danrem 143/HO Buka Turnamen Domino Orado Piala Panglima TNI, Meriahkan HUT Ke-81 TNI

Danrem 143/HO Buka Turnamen Domino Orado Piala Panglima TNI, Meriahkan HUT Ke-81 TNI

Senin, September 28, 2026
Bambang Hartono Tunjuk Dua Advokat Hadapi Gugatan Perdata

Bambang Hartono Tunjuk Dua Advokat Hadapi Gugatan Perdata

Sabtu, Oktober 24, 2026
.faktanow.pro
Media FaktaNow.pro menyajikan berita terkini, akurat, terpercaya, dan informatif.
© 2019 PT Karya Gemilang Pemburu Fakta — Portal Berita Aktual dan Terpercaya. All Rights Reserved.
  • Compeny Profile
  • Dislamer
  • Kemerdekaan Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy
  • Redaksi