DPW PPSI Sumut Rajut Harmoni Pendekar
Medan, FaktaNow.pro -- Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Pencak Silat Indonesia (DPW PPSI) Sumatera Utara menggelar pertemuan internal pengurus di kantor sekretariat yang berlokasi di Jalan Pala Dusun 3-A, Medan, Sabtu (21/6). Agenda tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat koordinasi organisasi, mempererat hubungan antarpengurus, serta menyusun langkah strategis dalam pengembangan pencak silat di Sumatera Utara.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Sejumlah pengurus inti beserta anggota hadir untuk membahas berbagai program kerja organisasi yang akan dijalankan dalam waktu dekat, termasuk pembinaan atlet, penguatan struktur organisasi, serta pengembangan nilai budaya pencak silat di tengah masyarakat.
Dalam pertemuan itu, pengurus menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi agar setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Selain menjadi sarana evaluasi internal, forum tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi untuk menyatukan visi dan misi organisasi dalam menghadapi tantangan pembinaan olahraga bela diri tradisional di era modern.
Ketua DPW PPSI Sumatera Utara menyampaikan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa yang memiliki nilai pendidikan karakter, kedisiplinan, serta semangat persaudaraan. Oleh sebab itu, organisasi memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan budaya tersebut agar tetap diminati generasi muda.
Menurutnya, penguatan sinergi antarpengurus menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi yang sehat dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Ia menilai keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari prestasi atlet, tetapi juga dari kemampuan membentuk sumber daya manusia yang memiliki etika, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.
“PPSI diharapkan menjadi wadah pembinaan yang mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus mencetak generasi yang memiliki karakter kuat, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa,” ujarnya dalam forum tersebut.
Selain membahas pengembangan atlet, pertemuan itu juga menyoroti pentingnya memperluas jaringan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan, komunitas olahraga, dan organisasi kepemudaan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkenalkan pencak silat secara lebih luas sekaligus meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga tradisional Indonesia.
Para peserta pertemuan juga sepakat untuk terus menjaga kekompakan dan menjadikan organisasi sebagai ruang persaudaraan yang inklusif. Semangat kebersamaan dinilai menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika organisasi serta memperkuat eksistensi pencak silat di tingkat daerah maupun nasional.
Di akhir kegiatan, seluruh pengurus menyatakan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan organisasi dan menjaga marwah pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai historis dan filosofis tinggi. Mereka berharap keberadaan PPSI Sumatera Utara dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya bangsa di tengah perkembangan zaman.
Pertemuan ditutup dengan sesi diskusi dan ramah tamah antarpengurus sebagai simbol penguatan hubungan kekeluargaan di lingkungan organisasi.
Jurnalis: (Rusmini).
