@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Montserrat:wght@400;700&display=swap'); body { font-family: 'Montserrat', Arial, sans-serif; } 🌐 🌐
.@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Nunito+Sans:wght@400;700&display=swap'); h1, h2, h3, h4, h5, h6 { font-family: 'Nunito Sans', Arial, sans-serif; } /* PAKSA SEMUA JUDUL RELATED POST JADI HITAM */ .related-posts a, .related-posts a:link, .related-posts a:visited, .related-posts h3 a, .related-posts h4 a, .related-posts .title a, .related-posts .post-title a, .related-posts .related-title a{ color:#000000 !important; text-decoration:none !important; } /* Saat disentuh atau hover tetap hitam */ .related-posts a:hover, .related-posts a:active{ color:#000000 !important; }

LMP-MBG Bersiap, Pengukuhan Tinggal Menghitung Hari

Rapat penyusunan kepengurusan dan program kerja LMP-MBG berlangsung di Medan sebagai persiapan pengukuhan resmi pada Juli 2026 mendatang.
Medan, FaktaNow.pro – Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP-MBG) terus mematangkan persiapan menjelang pengukuhan resmi yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar rapat penyusunan struktur kepengurusan sekaligus penyusunan program kerja sebagai fondasi awal dalam menjalankan visi dan misi lembaga.

Rapat yang berlangsung di Kota Medan, Jumat (26/6/2026), dihadiri para pemrakarsa, penanggung jawab, serta calon pengurus LMP-MBG. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyusun arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan program sosial yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Rapat dipimpin langsung oleh para pemrakarsa dan penanggung jawab lembaga, yakni Haji Suratman, S. Siregar, Muri, Dewi Taruna, dan Dr. Suhelen. Seluruh peserta mengikuti jalannya pembahasan secara aktif dalam suasana yang tertib, penuh semangat kebersamaan, serta mengedepankan musyawarah untuk mencapai kesepakatan.

Dalam agenda tersebut, peserta membahas penyusunan struktur organisasi pada setiap bidang, pembagian tugas dan tanggung jawab, serta perumusan program kerja jangka pendek maupun jangka panjang. Seluruh pembahasan diarahkan agar lembaga memiliki sistem kerja yang jelas, terukur, dan mampu menjalankan fungsi sosial secara optimal setelah resmi dikukuhkan.

Fokus utama program LMP-MBG adalah mendukung upaya penyediaan makanan yang aman, sehat, bergizi, dan diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membutuhkan. Sasaran utama program tersebut meliputi anak-anak usia sekolah, lanjut usia, serta kelompok masyarakat rentan yang memerlukan perhatian dalam pemenuhan kebutuhan gizi.

Dalam rapat tersebut, pimpinan menyampaikan bahwa pembentukan LMP-MBG berangkat dari kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas gizi sebagai salah satu faktor penting dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan produktif.

Selain menyusun kepengurusan, rapat juga menghasilkan sejumlah rancangan program prioritas yang akan disempurnakan melalui pembahasan lanjutan sebelum ditetapkan secara resmi pada saat pengukuhan. Langkah ini dilakukan agar setiap program yang dijalankan memiliki dasar perencanaan yang matang, realistis, serta dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Para peserta juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan para relawan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan pelayanan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program-program sosial yang akan dijalankan oleh lembaga.

Menurut hasil rapat, pengukuhan resmi LMP-MBG pada Juli 2026 diharapkan menjadi titik awal dimulainya berbagai program kemasyarakatan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan pangan bergizi secara berkelanjutan.

Melalui persiapan yang dilakukan sejak dini, LMP-MBG berharap mampu menjadi wadah pengabdian masyarakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Keberadaan lembaga ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol kepedulian sosial, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan.

Dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan pengabdian, LMP-MBG optimistis dapat menjalankan program-program sosial secara berkesinambungan serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Penulis: (Pingki Karsizu).