@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Montserrat:wght@400;700&display=swap'); body { font-family: 'Montserrat', Arial, sans-serif; } 🌐 🌐
.@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Nunito+Sans:wght@400;700&display=swap'); h1, h2, h3, h4, h5, h6 { font-family: 'Nunito Sans', Arial, sans-serif; } /* PAKSA SEMUA JUDUL RELATED POST JADI HITAM */ .related-posts a, .related-posts a:link, .related-posts a:visited, .related-posts h3 a, .related-posts h4 a, .related-posts .title a, .related-posts .post-title a, .related-posts .related-title a{ color:#000000 !important; text-decoration:none !important; } /* Saat disentuh atau hover tetap hitam */ .related-posts a:hover, .related-posts a:active{ color:#000000 !important; }

Nahas Saat Menyalip, Nyawa Melayang

Petugas Satlantas Polres Lamongan mengevakuasi korban kecelakaan maut di jalur nasional Babat-Lamongan, Kamis pagi.
Lamongan, FaktaNow.pro – Seorang pengendara sepeda motor asal Kabupaten Bojonegoro meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sebuah truk box di jalur poros nasional Babat–Lamongan, tepatnya di wilayah Desa Datinawong, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Kamis (25/6/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial AJS (28), warga Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna merah dengan nomor polisi S-6439-CX.

Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, S.Pd, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Saat itu korban melaju dari arah barat menuju timur di jalur nasional Babat-Lamongan.

Menurut Hamzaid, sesampainya di lokasi kejadian korban diduga berupaya mendahului kendaraan yang berada di depannya. Namun dalam proses mendahului tersebut terjadi senggolan dengan kendaraan lain yang identitasnya hingga kini masih belum diketahui.

“Sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban melaju dari arah barat ke timur. Saat berada di TKP, korban berusaha mendahului kendaraan lain namun kurang menjaga jarak sehingga terjadi senggolan dan mengakibatkan korban terjatuh,” ujar Ipda Hamzaid.

Akibat senggolan tersebut, korban kehilangan kendali dan terjatuh ke sisi kanan badan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah yang sama melaju sebuah truk box Hino berwarna hijau tua dengan nomor polisi B-9892-SEI yang dikemudikan A.A. (47), warga Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak memiliki cukup ruang maupun waktu untuk melakukan manuver menghindar. Korban yang telah terjatuh kemudian terlindas roda kiri belakang truk.

“Dikarenakan jarak yang terlalu berdekatan, pengemudi truk tidak sempat menghindar sehingga pengendara sepeda motor yang terjatuh terlindas roda kiri belakang truk,” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta.

Petugas Satlantas Polres Lamongan yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Selain itu, pengemudi truk beserta kendaraan yang terlibat telah diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kendaraan lain yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Polres Lamongan mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pengendara diminta menjaga jarak aman, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi jalan dan situasi kendaraan di sekitar aman sebelum melakukan manuver mendahului.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berkendara. Pengguna jalan diharapkan lebih berhati-hati agar kecelakaan yang berakibat fatal dapat dicegah,” pungkas Hamzaid.

Jurnalis: (iswanto).