@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Montserrat:wght@400;700&display=swap'); body { font-family: 'Montserrat', Arial, sans-serif; } 🌐 🌐
.@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Nunito+Sans:wght@400;700&display=swap'); h1, h2, h3, h4, h5, h6 { font-family: 'Nunito Sans', Arial, sans-serif; } /* PAKSA SEMUA JUDUL RELATED POST JADI HITAM */ .related-posts a, .related-posts a:link, .related-posts a:visited, .related-posts h3 a, .related-posts h4 a, .related-posts .title a, .related-posts .post-title a, .related-posts .related-title a{ color:#000000 !important; text-decoration:none !important; } /* Saat disentuh atau hover tetap hitam */ .related-posts a:hover, .related-posts a:active{ color:#000000 !important; }

Gibran Apresiasi Inovasi Mobil Listrik Mahasiswa

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau prototipe mobil listrik MOLISA karya mahasiswa Unissula Semarang di Istana Wakil Presiden, Jakarta, sebagai bentuk dukungan terhadap inovasi kendaraan listrik nasional.
JAKARTA – FAKTANOW..pro – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi terhadap inovasi MOLISA (Mobil Listrik Karya Mahasiswa) yang dikembangkan melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Apresiasi tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap lahirnya inovasi teknologi karya anak bangsa sekaligus dorongan bagi generasi muda agar terus berkontribusi dalam pengembangan industri kendaraan listrik nasional.

Dukungan itu disampaikan Wakil Presiden saat menerima Tim MOLISA Unissula di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Kamis (9/7/2026). Pertemuan tersebut dihadiri sembilan mahasiswa pengembang MOLISA bersama delapan pendamping, yang terdiri atas Ketua Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung, Dekan Fakultas Teknologi Industri, serta para dosen pembimbing yang selama ini mendampingi proses riset dan pengembangan kendaraan listrik tersebut.

Momentum tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah dalam mendorong kemajuan riset berbasis teknologi yang memiliki nilai strategis bagi pembangunan nasional. Kehadiran Tim MOLISA di Istana Wakil Presiden juga mencerminkan semakin besarnya perhatian pemerintah terhadap hasil inovasi yang lahir dari lingkungan akademik.

Dalam kesempatan itu, Wakil Presiden meninjau secara langsung prototipe MOLISA yang merupakan hasil karya mahasiswa Unissula. Kendaraan listrik tersebut dikembangkan melalui proses penelitian, perancangan, hingga pengujian yang melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu antara mahasiswa dan para dosen pembimbing.

Selain melihat secara langsung performa dan desain kendaraan listrik tersebut, Wakil Presiden juga memperlihatkan kendaraan nasional Maung sebagai salah satu contoh perkembangan produk otomotif dalam negeri. Langkah tersebut menggambarkan pentingnya membangun ekosistem industri nasional yang mampu menghasilkan produk berkualitas melalui inovasi dan penguasaan teknologi.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat. Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika Wakil Presiden membubuhkan tanda tangan pada bodi prototipe MOLISA. Tindakan simbolis tersebut dipandang sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan moral terhadap dedikasi para mahasiswa dan dosen yang telah mengembangkan kendaraan listrik karya anak bangsa.

Bagi Tim MOLISA, penandatanganan tersebut menjadi sumber motivasi untuk terus meningkatkan kualitas inovasi yang sedang dikembangkan. Dukungan dari pemerintah diharapkan mampu memperkuat semangat riset serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik.

Dalam dialog bersama tim pengembang, Wakil Presiden juga mendorong generasi muda Indonesia agar tidak berhenti melakukan inovasi. Menurutnya, penguasaan teknologi menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan daya saing Indonesia di tengah pesatnya perkembangan industri global, khususnya pada sektor kendaraan listrik yang kini berkembang sangat cepat.

Wakil Presiden menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat lahirnya inovasi, penelitian, dan pengembangan teknologi. Oleh karena itu, sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan sektor industri perlu terus diperkuat agar hasil penelitian tidak hanya berhenti pada tahap prototipe, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Pengembangan kendaraan listrik sendiri menjadi salah satu sektor yang terus mendapat perhatian pemerintah sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi energi menuju penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Selain berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon, industri kendaraan listrik juga dinilai memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta memperkuat daya saing manufaktur nasional.

MOLISA menjadi salah satu contoh nyata bahwa inovasi tidak hanya lahir dari industri besar, tetapi juga dapat tumbuh dari lingkungan kampus melalui kolaborasi yang solid antara mahasiswa dan tenaga pendidik. Keberhasilan menghadirkan prototipe kendaraan listrik tersebut menunjukkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia dalam mengembangkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Bagi Unissula, pencapaian ini menjadi bukti bahwa budaya riset yang dibangun di lingkungan kampus mampu menghasilkan karya inovatif yang memperoleh perhatian di tingkat nasional. Kolaborasi antara mahasiswa dan dosen dalam pengembangan MOLISA diharapkan menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya untuk terus memperkuat ekosistem penelitian dan inovasi.

Pengamat pendidikan dan teknologi menilai bahwa dukungan pemerintah terhadap inovasi perguruan tinggi merupakan langkah penting dalam membangun kemandirian teknologi nasional. Kolaborasi yang berkelanjutan antara institusi pendidikan, dunia usaha, dan pemerintah diyakini akan mempercepat lahirnya berbagai inovasi baru yang mampu menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.

Melalui pertemuan tersebut, pemerintah kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan ruang bagi generasi muda agar terus berkarya dan menghasilkan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat. Dukungan terhadap riset dan pengembangan teknologi diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia yang lebih maju.

Apresiasi Wakil Presiden terhadap Tim MOLISA sekaligus menjadi pesan bahwa kreativitas, kerja keras, dan semangat kolaborasi merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan industri nasional. Dengan dukungan berbagai pihak, inovasi kendaraan listrik karya mahasiswa Indonesia diharapkan mampu berkembang menjadi produk yang tidak hanya membanggakan di tingkat nasional, tetapi juga memiliki daya saing di pasar global.

Ke depan, keberhasilan MOLISA diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus melahirkan solusi berbasis teknologi yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan visi pembangunan nasional yang menempatkan inovasi sebagai salah satu pilar utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Penulis; (Iskandar)