@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Montserrat:wght@400;700&display=swap'); body { font-family: 'Montserrat', Arial, sans-serif; } 🌐 🌐
.@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Nunito+Sans:wght@400;700&display=swap'); h1, h2, h3, h4, h5, h6 { font-family: 'Nunito Sans', Arial, sans-serif; } /* PAKSA SEMUA JUDUL RELATED POST JADI HITAM */ .related-posts a, .related-posts a:link, .related-posts a:visited, .related-posts h3 a, .related-posts h4 a, .related-posts .title a, .related-posts .post-title a, .related-posts .related-title a{ color:#000000 !important; text-decoration:none !important; } /* Saat disentuh atau hover tetap hitam */ .related-posts a:hover, .related-posts a:active{ color:#000000 !important; }

Kebakaran Pasar Agrobis Babat Hanguskan Sepuluh Stand

Petugas pemadam kebakaran bersama personel Polres Lamongan berjibaku memadamkan kobaran api yang melanda Pasar Agrobis Babat, Kabupaten Lamongan, Minggu (12/7/2026) malam. Kebakaran menghanguskan sekitar 10 stand, tanpa korban jiwa, sementara penyebab pasti masih dalam penyelidikan kepolisian. Foto: Istimewa/Polres Lamongan.
Lamongan, FaktaNow.pro – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Agrobis Babat, Kabupaten Lamongan, pada Minggu malam (12/7/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Kobaran api yang diduga pertama kali muncul dari salah satu stand yang menjual plastik dan styrofoam dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya karena banyaknya material yang mudah terbakar. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya 10 stand atau ruko dan menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Tim dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lamongan bersama Bidang Laboratorium Forensik (Bid Labfor) Polda Jawa Timur dijadwalkan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan sumber awal munculnya api.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan awal sejumlah saksi di lokasi, api pertama kali terlihat muncul dari salah satu stand yang menjual barang berbahan plastik dan styrofoam. Karena kedua jenis material tersebut mudah terbakar, kobaran api dengan cepat menjalar ke stand-stand yang berada di sekitarnya.

"Berdasarkan data sementara, kebakaran diperkirakan menghanguskan sekitar 10 stand atau ruko. Hingga proses pemadaman berlangsung, petugas masih terus melakukan pendataan terhadap stand yang terdampak," ujar IPDA M. Hamzaid.

Besarnya kobaran api membuat petugas harus mengerahkan kekuatan maksimal untuk mengendalikan situasi. Sebanyak 11 unit armada pemadam kebakaran dari berbagai wilayah diterjunkan ke lokasi, dibantu armada suplai air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Upaya pemadaman berlangsung selama beberapa jam mengingat api terus membakar material dagangan yang mudah menyala.

Selain personel pemadam kebakaran, sejumlah pejabat utama Polres Lamongan turut hadir memantau sekaligus mengendalikan pengamanan di lokasi. Di antaranya Kabag Ops Polres Lamongan Kompol Budi Santoso, S.H., Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah, S.H., bersama personel Ton Harkamtibmas dan anggota Polsek Babat.

Kehadiran aparat kepolisian tidak hanya berfokus pada pengamanan lokasi, tetapi juga membantu kelancaran proses pemadaman, mengatur akses kendaraan pemadam kebakaran, serta memastikan masyarakat tetap berada pada jarak aman selama proses penanganan berlangsung.

Setelah berjibaku selama kurang lebih enam jam, petugas gabungan akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Api dinyatakan padam pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Meski demikian, proses penanganan belum sepenuhnya selesai karena masih terdapat kepulan asap dari sisa-sisa material yang terbakar.

Untuk mengantisipasi munculnya titik api baru, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga Senin pagi. Sebanyak enam armada pemadam kebakaran masih disiagakan di lokasi. Armada tersebut berasal dari Damkar Kabupaten Lamongan, Pos Babat, Pos Paciran, Pos Ngimbang, Batalyon Teritorial Pembangunan, serta bantuan dari Tim Damkar Kabupaten Tuban.

Langkah pendinginan dinilai penting mengingat masih banyak puing dan material yang berpotensi menyimpan bara api. Petugas secara berkala menyemprotkan air ke titik-titik yang masih mengeluarkan asap guna mencegah kebakaran kembali terjadi.

Di tengah proses penanganan, personel Polsek Babat tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan melakukan pengamanan di sekitar lokasi kebakaran sekaligus mengatur arus lalu lintas di kawasan Pasar Agrobis Babat. Pengaturan tersebut dilakukan untuk menghindari kemacetan akibat banyaknya warga yang datang menyaksikan peristiwa tersebut serta memberi ruang gerak bagi kendaraan operasional.

Menurut IPDA M. Hamzaid, hingga saat ini tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, kerugian ekonomi diperkirakan cukup besar mengingat stand yang terbakar berisi berbagai barang dagangan milik para pedagang.

"Kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar. Nilai tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses pendataan yang masih berlangsung," katanya.

Polres Lamongan juga memastikan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab utama kebakaran. Tim penyidik akan mengumpulkan berbagai barang bukti, meminta keterangan saksi, serta melakukan pemeriksaan teknis bersama tim laboratorium forensik guna memperoleh hasil yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kasihumas Polres Lamongan turut menyampaikan rasa prihatin kepada para pedagang yang menjadi korban musibah tersebut. Ia berharap para korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan, serta dapat segera bangkit kembali setelah peristiwa kebakaran itu.

"Kami turut prihatin atas musibah yang dialami para pedagang. Semoga seluruh korban diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini," ungkapnya.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan pertokoan maupun pasar yang menyimpan banyak barang mudah terbakar. Aparat mengingatkan pentingnya memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, menghindari penumpukan bahan yang mudah terbakar di dekat sumber panas, serta segera melaporkan kepada petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Polres Lamongan juga mengimbau masyarakat agar mematuhi arahan petugas di lapangan dan tidak berkerumun di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung kelancaran proses pendinginan, memudahkan mobilitas kendaraan operasional, sekaligus menjaga keselamatan seluruh pihak yang berada di sekitar area terdampak.

Hingga Senin siang, proses pendataan terhadap kerugian dan identitas pemilik stand yang terdampak masih terus dilakukan oleh petugas bersama instansi terkait. Kepolisian menyatakan akan terus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai perkembangan hasil penyelidikan setelah seluruh proses pemeriksaan di lokasi selesai dilaksanakan. (Rilis).