Dari Ruang Redaksi Menuju Aksi Kemanusiaan
Lamongan, FaktaNow.pro -- Di tengah aktivitas peliputan yang padat, seorang jurnalis di Kabupaten Lamongan menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama melalui aksi donor darah di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat pagi (19/6/2026).
Jurnalis tersebut adalah Hadi Ahmad Harun yang datang ke kantor PMI di Jalan Kusuma Bangsa untuk berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan yang bertujuan membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan donor darah merupakan salah satu upaya yang terus digalakkan PMI untuk memenuhi kebutuhan darah di berbagai fasilitas kesehatan. Darah yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk membantu pasien yang memerlukan transfusi, baik akibat kecelakaan, tindakan medis, maupun kondisi kesehatan tertentu.
Menurut informasi yang disampaikan PMI Kabupaten Lamongan, kebutuhan darah sepanjang tahun 2026 tergolong cukup tinggi. Dari target pemenuhan sekitar 19.000 kantong darah, jumlah yang berhasil dihimpun hingga saat ini masih berada di kisaran 7.000 kantong. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah secara rutin.
Hadi mengatakan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan seorang jurnalis. Selain menjalankan tugas mencari dan menyampaikan informasi kepada publik, insan pers juga memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian yang bisa dilakukan siapa saja selama memenuhi syarat kesehatan. Semoga apa yang saya lakukan hari ini dapat membantu mereka yang sedang membutuhkan,” ujarnya.
Selama proses berlangsung, seluruh tahapan donor dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Mulai dari pendaftaran, pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kondisi kesehatan, hingga pengambilan darah dilakukan oleh petugas PMI yang bertugas pada hari itu.
Salah satu petugas yang mendampingi kegiatan tersebut adalah Nita, staf PMI yang memastikan setiap tahapan berjalan aman dan sesuai standar pelayanan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan terlebih dahulu untuk memastikan pendonor berada dalam kondisi yang layak sebelum proses pengambilan darah dilakukan.
Kegiatan kemanusiaan tersebut juga diikuti oleh sejumlah wartawan dari berbagai media yang bertugas di Kabupaten Lamongan. Kehadiran para pekerja media menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk mendonorkan darah secara sukarela.
Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain membantu memenuhi kebutuhan darah di daerah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya donor darah bagi keselamatan pasien yang membutuhkan transfusi.
PMI selama ini terus mengajak berbagai elemen masyarakat, mulai dari instansi pemerintah, komunitas, organisasi kemasyarakatan, hingga kalangan profesional untuk berpartisipasi dalam program donor darah. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting guna menjaga ketersediaan stok darah tetap aman.
Melalui kegiatan tersebut, Hadi berharap semakin banyak warga yang tergerak untuk ikut mendonorkan darah secara sukarela. Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan bagi orang lain yang sedang berjuang mendapatkan layanan kesehatan.
Aksi sederhana yang dilakukan para jurnalis di Lamongan itu menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui langkah nyata. Donor darah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan medis, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kemanusiaan yang terus hidup di tengah masyarakat.
Jurnalis: (Sunariyanto)