@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Montserrat:wght@400;700&display=swap'); body { font-family: 'Montserrat', Arial, sans-serif; } 🌐 🌐
.@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Nunito+Sans:wght@400;700&display=swap'); h1, h2, h3, h4, h5, h6 { font-family: 'Nunito Sans', Arial, sans-serif; } /* PAKSA SEMUA JUDUL RELATED POST JADI HITAM */ .related-posts a, .related-posts a:link, .related-posts a:visited, .related-posts h3 a, .related-posts h4 a, .related-posts .title a, .related-posts .post-title a, .related-posts .related-title a{ color:#000000 !important; text-decoration:none !important; } /* Saat disentuh atau hover tetap hitam */ .related-posts a:hover, .related-posts a:active{ color:#000000 !important; }

Camat Adiluwih Dorong Budaya Sanitasi Masyarakat Sehat

Keterangan Foto:  Camat Adiluwih, Yuli Saptikawati, S.Pd., M.M., didampingi narasumber dan peserta saat membuka kegiatan Sosialisasi Sanitasi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di GSG Pekon Adiluwih, Kabupaten Pringsewu. Foto: Dok. Kecamatan Adiluwih.
Pringsewu, FaktaNow.pro – Pemerintah Kecamatan Adiluwih terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui penguatan edukasi mengenai sanitasi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Sanitasi dan PHBS yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Pekon Adiluwih, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui akun resmi Instagram Kecamatan Adiluwih, kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 26 Juni 2026, dengan menghadirkan Tim Penggiat Lingkungan Sanitasi Sehat dari Kota Surakarta sebagai narasumber. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sanitasi yang layak sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

Acara berlangsung dengan suasana tertib dan penuh antusiasme. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Adiluwih, Yuli Saptikawati, S.Pd., M.M., Ketua TP-PKK Pekon se-Kecamatan Adiluwih, para istri Kepala Dusun (Kadus), serta unsur masyarakat yang menjadi peserta sosialisasi.

Dalam sambutannya, Camat Adiluwih menyampaikan bahwa penerapan sanitasi yang baik serta pembiasaan hidup bersih dan sehat merupakan fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang produktif dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik.

Menurutnya, perubahan besar dalam bidang kesehatan masyarakat tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga ditentukan oleh kesadaran setiap individu untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu, edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu membentuk budaya hidup bersih yang dimulai dari lingkungan keluarga.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan fasilitas sanitasi yang layak, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam setiap aktivitas.

Tim Penggiat Lingkungan Sanitasi Sehat dari Kota Surakarta menyampaikan berbagai materi yang berkaitan dengan sanitasi aman, pengelolaan kebersihan lingkungan, hingga langkah-langkah praktis penerapan PHBS di tingkat keluarga maupun masyarakat. Materi disampaikan secara komunikatif sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta.

Selain memberikan pemahaman mengenai sanitasi, narasumber juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya pencegahan berbagai penyakit berbasis lingkungan. Edukasi tersebut dinilai penting mengingat sanitasi merupakan salah satu indikator utama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah kecamatan, TP-PKK, serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Kepemimpinan Camat Adiluwih, Yuli Saptikawati, juga mendapat apresiasi karena dinilai aktif mendorong berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Sikap kepemimpinan yang mengedepankan edukasi, kolaborasi, serta pendekatan persuasif kepada masyarakat menjadi contoh positif bagi penyelenggara pemerintahan di tingkat kecamatan. Upaya menghadirkan narasumber yang kompeten dari luar daerah menunjukkan adanya komitmen untuk menghadirkan inovasi dan berbagi pengalaman terbaik dalam meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat.

Meski demikian, penilaian mengenai sosok Camat sebagai figur yang "patut ditiru" merupakan bentuk apresiasi atas upaya penyelenggaraan program tersebut, bukan sebagai klaim fakta yang bersifat mutlak. Dalam perspektif jurnalistik, keberhasilan suatu program tetap memerlukan evaluasi berkelanjutan berdasarkan dampaknya terhadap masyarakat.

Melalui sosialisasi ini diharapkan muncul kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga seluruh elemen masyarakat. Perubahan perilaku menuju pola hidup sehat harus dimulai dari rumah tangga, kemudian berkembang menjadi budaya yang diterapkan secara luas.

Penerapan PHBS tidak hanya berkontribusi terhadap pencegahan penyakit menular, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan mampu berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi, diharapkan angka penyakit yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dapat ditekan. Di sisi lain, lingkungan yang bersih dan sehat akan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan hidup, produktivitas masyarakat, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pemerintah Kecamatan Adiluwih berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari pemerintah pekon, TP-PKK, kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga generasi muda. Partisipasi aktif seluruh elemen menjadi modal utama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan berdaya saing.

Langkah preventif melalui edukasi seperti ini dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran masyarakat dibandingkan hanya mengandalkan penanganan ketika masalah kesehatan telah terjadi. Oleh karena itu, program sosialisasi sanitasi dan PHBS diharapkan mampu menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kecamatan Adiluwih.

Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga berbagai program kesehatan lingkungan dapat berjalan secara optimal. Dengan semangat gotong royong, budaya hidup bersih dan sehat akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya Kecamatan Adiluwih yang semakin sehat, nyaman, dan berkualitas.

Penulis: (Iskandar).9