@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Montserrat:wght@400;700&display=swap'); body { font-family: 'Montserrat', Arial, sans-serif; } 🌐 🌐
.@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Nunito+Sans:wght@400;700&display=swap'); h1, h2, h3, h4, h5, h6 { font-family: 'Nunito Sans', Arial, sans-serif; } /* PAKSA SEMUA JUDUL RELATED POST JADI HITAM */ .related-posts a, .related-posts a:link, .related-posts a:visited, .related-posts h3 a, .related-posts h4 a, .related-posts .title a, .related-posts .post-title a, .related-posts .related-title a{ color:#000000 !important; text-decoration:none !important; } /* Saat disentuh atau hover tetap hitam */ .related-posts a:hover, .related-posts a:active{ color:#000000 !important; }

Kebakaran Toko Aksesoris Mobil Gegerkan Medan Kota

Warga memadati lokasi kebakaran di Jalan Semarang, Pasar Baru, Kecamatan Medan Kota, Selasa (14/7/2026). Petugas bersama masyarakat berjaga di sekitar toko aksesoris mobil yang terbakar, sementara proses penanganan dan pengamanan lokasi masih berlangsung.
Medan, FaktaNow.pro -- Kebakaran melanda sebuah toko aksesoris mobil yang berada di Jalan Semarang Nomor 63/50, kawasan Pasar Baru, Kecamatan Medan Kota, Selasa (14/7/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB itu mengakibatkan kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dan menarik perhatian warga maupun pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, api terlihat berasal dari bangunan toko dua lantai yang dikenal sebagai Toko Bahagia, yang menjual berbagai perlengkapan dan aksesoris kendaraan. Dalam waktu singkat, asap tebal berwarna hitam bercampur abu-abu memenuhi kawasan sekitar sehingga jarak pandang di sejumlah titik sempat terganggu.

Kondisi tersebut membuat warga dan para pemilik usaha di sekitar lokasi berupaya menyelamatkan barang-barang berharga mereka sebagai langkah antisipasi apabila api merambat ke bangunan lain. Sejumlah masyarakat juga terlihat menjauh dari titik kebakaran untuk menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan.

Tak lama setelah laporan diterima, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan tiba di lokasi dengan mengerahkan beberapa unit mobil pemadam. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman dengan menyemprotkan air ke titik api yang berada di dalam bangunan.

Proses pemadaman berlangsung cukup intensif mengingat bangunan yang terbakar berada di kawasan pertokoan yang padat, dengan jarak antarbangunan yang relatif berdekatan. Selain itu, toko tersebut diketahui menyimpan berbagai barang berbahan plastik, karet, dan material lain yang mudah terbakar sehingga berpotensi memperbesar kobaran api.

Petugas juga berupaya mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Sejumlah personel terlihat melakukan pendinginan pada sisi-sisi bangunan yang berbatasan langsung dengan lokasi kebakaran guna meminimalkan risiko penyebaran api.

Selama proses penanganan berlangsung, arus lalu lintas di Jalan Semarang mengalami perlambatan. Aparat kepolisian bersama petugas terkait melakukan pengaturan kendaraan agar mobil pemadam dapat leluasa keluar masuk lokasi. Masyarakat yang memadati area kejadian juga diminta untuk menjaga jarak dan tidak menghalangi proses evakuasi maupun pemadaman.

Beberapa warga mengaku sempat panik ketika melihat asap tebal keluar dari lantai atas bangunan. Kepulan asap yang terus membesar membuat banyak orang mengira kobaran api berpotensi meluas ke deretan toko lainnya. Beruntung, respons cepat petugas membantu mengendalikan situasi sehingga penanganan dapat dilakukan secara maksimal.

Kobaran api disertai kepulan asap hitam pekat membakar lantai atas bangunan Toko Bahagia, toko aksesoris mobil di Jalan Semarang, Pasar Baru, Kecamatan Medan Kota, Selasa (14/7/2026). Petugas pemadam kebakaran berupaya mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan pertokoan di sekitarnya

Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan proses pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik yang diduga masih menyimpan bara api. Belum ada informasi resmi mengenai apakah terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Penyebab kebakaran juga masih belum dapat dipastikan. Aparat berwenang akan melakukan penyelidikan setelah proses pemadaman selesai dan lokasi dinyatakan aman. Tim identifikasi nantinya akan mengumpulkan berbagai keterangan serta memeriksa kondisi bangunan untuk mengetahui sumber awal munculnya api.

Selain itu, nilai kerugian materi yang dialami pemilik toko juga masih dalam proses pendataan. Mengingat sebagian besar isi bangunan merupakan perlengkapan otomotif, jumlah kerugian diperkirakan baru dapat diketahui setelah dilakukan inventarisasi oleh pemilik bersama pihak terkait.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena terjadi pada jam aktivitas perdagangan sedang berlangsung. Kawasan Jalan Semarang dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan di Kota Medan dengan tingkat mobilitas masyarakat yang cukup tinggi setiap harinya. Oleh sebab itu, penanganan cepat dari petugas menjadi faktor penting untuk mencegah dampak yang lebih luas.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai penyebab kebakaran maupun jumlah kerugian sebelum adanya keterangan resmi dari instansi terkait. Informasi yang akurat dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi maupun keresahan di tengah masyarakat.

Masyarakat juga diminta tetap mematuhi arahan petugas selama proses penanganan berlangsung, termasuk tidak memasuki area yang telah dipasang garis pembatas demi keselamatan bersama. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan ruang bagi petugas dalam menjalankan proses pemadaman, pendinginan, dan penyelidikan.

Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bagi para pemilik usaha untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang menyimpan barang-barang mudah terbakar. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, penyediaan alat pemadam api ringan (APAR), serta penerapan standar keselamatan kerja menjadi langkah preventif yang dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kebakaran.

Hingga saat ini, situasi di lokasi masih berada dalam penanganan petugas gabungan. FaktaNow.pro akan terus memantau perkembangan penyelidikan dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat setelah adanya keterangan resmi dari pihak berwenang.

Penulis: (Pingki).