1.000 Bibit Buah Ditanam di Kerinci
KERINCI, FAKTANOW.pro - Upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan produktif terus dilakukan masyarakat di Kabupaten Kerinci, Jambi. Kelompok Brajosakti melaksanakan penanaman sebanyak 1.000 bibit tanaman buah-buahan di kawasan Bunga Tanjung, Kecamatan Tanah Cogok, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penghijauan lingkungan yang diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Penanaman melibatkan warga setempat yang bergotong royong memanfaatkan lahan produktif untuk ditanami berbagai jenis tanaman buah. Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga keberlanjutan program, terutama dalam proses pemeliharaan tanaman setelah penanaman dilakukan.
Kelompok Brajosakti menanam sejumlah varietas buah yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan di wilayah tersebut. Jenis tanaman yang ditanam terdiri atas sirsak varietas Sirsak Ratu, alpukat varietas Hijau Bundar, mangga varietas Arumanis 143, serta jambu varietas Citra.
Selain itu, terdapat pula bibit durian varietas Otong/Ortimary dan rambutan hasil okulasi atau sambung dengan varietas Binjai sebagai batang atas serta varietas lokal sebagai batang bawah.
Keragaman tanaman tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan komoditas buah bagi masyarakat sekaligus mendukung pemanfaatan lahan secara lebih produktif.
Program penanaman 1.000 bibit ini juga diharapkan dapat menjadi investasi lingkungan dan ekonomi yang hasilnya dapat dirasakan secara bertahap. Tanaman buah yang tumbuh dan berkembang nantinya berpotensi menghasilkan pangan bagi masyarakat sekaligus menjadi sumber pendapatan apabila dikelola secara berkelanjutan.
Di sisi lingkungan, keberadaan tanaman buah memiliki peran dalam menambah tutupan vegetasi. Pertumbuhan pohon juga diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan asri di kawasan penanaman.
Namun, keberhasilan program penghijauan tidak hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang ditanam. Tahap pemeliharaan setelah penanaman menjadi bagian penting agar bibit dapat tumbuh dengan baik hingga memasuki usia produktif.
Karena itu, Kelompok Brajosakti menyatakan komitmennya untuk terus merawat dan mengawal pertumbuhan tanaman yang telah ditanam. Pemantauan secara berkala diperlukan untuk memastikan bibit mendapatkan perawatan sesuai kebutuhan serta dapat berkembang secara optimal.
Partisipasi warga juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan tanaman. Gotong royong yang dilakukan dalam kegiatan penanaman diharapkan dapat berlanjut pada tahap perawatan sehingga tanaman tidak hanya tumbuh, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Pengembangan tanaman buah di lahan produktif juga dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat. Dengan tersedianya berbagai jenis tanaman buah, masyarakat memiliki peluang untuk memanfaatkan hasilnya bagi kebutuhan konsumsi maupun pengembangan usaha di kemudian hari.
Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan penghijauan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penanaman pohon tidak hanya dipandang sebagai kegiatan menjaga lingkungan, tetapi juga sebagai upaya menyiapkan sumber daya produktif yang dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Kawasan Bunga Tanjung dan wilayah Kecamatan Tanah Cogok diharapkan dapat semakin berkembang sebagai kawasan yang memiliki lingkungan hijau sekaligus lahan produktif. Pengelolaan tanaman secara konsisten menjadi kunci agar tujuan tersebut dapat diwujudkan.
Kelompok Brajosakti berkomitmen melanjutkan pengawasan terhadap bibit yang telah ditanam hingga memasuki masa panen. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dari keberlanjutan program, mengingat tanaman buah membutuhkan waktu dan perawatan sebelum mampu menghasilkan.
Dengan penanaman 1.000 bibit buah tersebut, masyarakat tidak hanya menanam pohon untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga mempersiapkan manfaat bagi masa mendatang. Hasil tanaman nantinya diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan, penghijauan, serta peningkatan nilai ekonomi lahan.
Kegiatan ini juga menjadi contoh bahwa upaya menjaga lingkungan dapat dilakukan melalui langkah konkret yang melibatkan masyarakat secara langsung. Kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi modal penting agar program penghijauan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Ke depan, keberhasilan penanaman akan sangat bergantung pada konsistensi perawatan, pengawasan pertumbuhan, dan pemanfaatan hasil tanaman secara tepat. Jika dikelola secara berkelanjutan, ribuan bibit tersebut berpotensi tumbuh menjadi sumber pangan sekaligus aset ekonomi masyarakat Kerinci.
Kelompok Brajosakti berharap seluruh bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar. Penanaman 1.000 bibit buah di kawasan Bunga Tanjung pun diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas gerakan penghijauan dan pemanfaatan lahan produktif di wilayah Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, Jambi.
Jurnalis: (Har).
