Antrean BBM SPBU Fajaresuk Picu Macet Panjang
PRINGSEWU, FAKTANOW.pro - Arus lalu lintas di sekitar SPBU Fajaresuk, Kabupaten Pringsewu, Lampung, tampak mengalami kepadatan cukup parah. Antrean kendaraan yang diduga berkaitan dengan aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU tersebut terlihat memanjang hingga memengaruhi kelancaran arus kendaraan di jalan utama.
Berdasarkan kondisi yang terlihat dalam dokumentasi pada Sabtu (5/9/2026) sore, sejumlah kendaraan roda empat maupun kendaraan lainnya tampak mengantre dalam satu jalur.
Keberadaan antrean tersebut membuat ruang gerak kendaraan menjadi terbatas dan berpotensi memperlambat arus lalu lintas dari kedua arah.
Kepadatan terlihat di kawasan sekitar SPBU Fajaresuk, termasuk ruas jalan yang berada tidak jauh dari Koramil Fajaresuk. Sejumlah kendaraan seperti mobil pribadi, kendaraan angkutan, hingga truk terlihat berada dalam antrean.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena ruas jalan tersebut merupakan salah satu jalur yang digunakan masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Apabila antrean kendaraan terus memanjang dan tidak ditata, kepadatan dikhawatirkan semakin meluas dan mengganggu pengguna jalan lainnya.
Masyarakat diharapkan dapat mengutamakan keselamatan serta mengikuti arahan petugas apabila terdapat pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi.
Pengendara juga diimbau tidak mengambil jalur secara sembarangan untuk menghindari antrean karena dapat mempersempit ruang kendaraan dari arah berlawanan.
Melihat kondisi tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Pringsewu maupun pihak yang memiliki kewenangan dalam pengaturan lalu lintas diharapkan dapat melakukan pemantauan langsung di lokasi.
Pengaturan dapat dipertimbangkan mulai dari depan Koramil Pringsewu hingga kawasan SPBU Fajaresuk, terutama pada jam-jam ketika antrean kendaraan meningkat.
Kehadiran petugas di lapangan dinilai penting untuk mengatur posisi kendaraan yang mengantre sekaligus menjaga agar jalur utama tetap dapat dilalui pengguna jalan lainnya.
Jika diperlukan, petugas juga dapat melakukan rekayasa atau pengaturan arus secara situasional sesuai kondisi di lapangan, sehingga antrean kendaraan tidak mengambil badan jalan secara berlebihan.
Selain itu, pihak pengelola SPBU diharapkan turut memperhatikan dampak antrean terhadap kelancaran lalu lintas.
Penataan kendaraan yang akan mengisi BBM perlu dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan dan kepentingan pengguna jalan secara umum.
Kemacetan akibat antrean kendaraan bukan hanya persoalan waktu tempuh. Kepadatan yang tidak segera ditangani juga dapat meningkatkan risiko kendaraan saling bersenggolan, menghambat kendaraan darurat, serta mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
Karena itu, penanganan tidak harus menunggu kemacetan semakin parah. Pemantauan dan pengaturan sejak titik awal antrean, khususnya dari arah depan Koramil Fajaresuk menuju SPBU, dapat menjadi langkah untuk menjaga arus kendaraan tetap bergerak.
Masyarakat berharap kondisi lalu lintas di kawasan tersebut mendapat perhatian dari instansi terkait sehingga aktivitas pengisian BBM tidak menimbulkan gangguan berkepanjangan bagi pengguna jalan.
Kondisi kemacetan dalam berita ini berdasarkan dokumentasi dan informasi yang disampaikan.
Penyebab antrean disebut diduga berkaitan dengan antrean BBM dan masih memerlukan keterangan dari pihak SPBU serta instansi terkait untuk memastikan penyebab dan tingkat kepadatannya.
Penulis: (Iskandar).
