Bhayangkara Fest 2026 Pererat Harmoni Aceh
Banda Aceh, FaktaNow.pro – Pergelaran Bhayangkara Fest 2026 resmi ditutup oleh Pemerintah Aceh dalam sebuah acara yang berlangsung meriah di halaman Mapolda Aceh, Senin (23/6/2026) malam. Penutupan kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, yang hadir mewakili Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Aceh yang dibacakan Sekda M. Nasir, Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Polda Aceh beserta seluruh panitia atas keberhasilan menyelenggarakan Bhayangkara Fest 2026. Kegiatan tersebut dinilai berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta mampu menghadirkan suasana kebersamaan yang mempererat hubungan antara masyarakat dan institusi kepolisian.
Menurut M. Nasir, sejak hari pertama pelaksanaannya, Bhayangkara Fest telah menjadi ruang publik yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana hangat dan penuh semangat persaudaraan. Kehadiran masyarakat dari berbagai latar belakang menunjukkan tingginya antusiasme warga terhadap kegiatan yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga memiliki nilai sosial dan edukatif.
Pemerintah Aceh menilai berbagai rangkaian kegiatan yang disuguhkan dalam Bhayangkara Fest 2026 memberikan dampak positif bagi masyarakat. Beragam agenda mulai dari kegiatan sosial, keagamaan, seni budaya, hiburan rakyat, hingga pelibatan generasi muda dinilai mampu membangun semangat kebersamaan serta memperkuat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, M. Nasir menyampaikan bahwa tingginya partisipasi masyarakat selama berlangsungnya acara menjadi bukti bahwa ruang publik yang sehat, produktif, dan inklusif masih sangat dibutuhkan di Aceh. Melalui kegiatan seperti Bhayangkara Fest, masyarakat memiliki kesempatan untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, dan memperkuat rasa persatuan dalam bingkai kebhinekaan.
Lebih lanjut, Pemerintah Aceh menegaskan bahwa hubungan antara Polri dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui pelaksanaan tugas keamanan dan penegakan hukum semata. Kedekatan emosional, komunikasi yang baik, serta kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Kegiatan ini memperlihatkan bahwa hubungan antara Polri dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui tugas keamanan, tetapi juga lewat komunikasi, kedekatan, dan kepedulian. Inilah modal sosial penting dalam menjaga stabilitas serta kemajuan daerah,” ujar M. Nasir saat membacakan sambutan Gubernur Aceh.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Aceh juga mengajak seluruh komponen daerah untuk terus menjaga dan merawat semangat kolaborasi yang telah terbangun melalui kegiatan tersebut. Pemerintah, Polri, TNI, ulama, akademisi, pelaku usaha, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus bersinergi dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga situasi yang aman serta kondusif.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan hiburan rakyat, Bhayangkara Fest 2026 juga menjadi momentum bagi Pemerintah Aceh untuk menyampaikan ucapan selamat menyambut Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Aceh.
Pemerintah Aceh mengapresiasi dedikasi dan pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung berbagai program pembangunan di Aceh. Dengan berakhirnya Bhayangkara Fest 2026, diharapkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan sinergitas yang telah terjalin selama kegiatan berlangsung dapat terus dipelihara demi mewujudkan Aceh yang aman, damai, maju, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.
Penulis: (Iskandar)