@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Montserrat:wght@400;700&display=swap'); body { font-family: 'Montserrat', Arial, sans-serif; } 🌐 🌐
.@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Nunito+Sans:wght@400;700&display=swap'); h1, h2, h3, h4, h5, h6 { font-family: 'Nunito Sans', Arial, sans-serif; } /* PAKSA SEMUA JUDUL RELATED POST JADI HITAM */ .related-posts a, .related-posts a:link, .related-posts a:visited, .related-posts h3 a, .related-posts h4 a, .related-posts .title a, .related-posts .post-title a, .related-posts .related-title a{ color:#000000 !important; text-decoration:none !important; } /* Saat disentuh atau hover tetap hitam */ .related-posts a:hover, .related-posts a:active{ color:#000000 !important; }

Harga Pangan Medan Masih Membebani Warga

Tim FaktaNow.Pro melakukan pemantauan harga bahan pokok bersama pedagang di pusat pasar Kota Medan.
Medan, FaktaNow.pro – Tim liputan FaktaNow.Pro melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan harga bahan pokok di Pusat Pasar Kota Medan, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi harga kebutuhan pangan yang setiap hari menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, tim melakukan observasi serta berdialog dengan sejumlah pedagang dan pembeli guna mengetahui kondisi pasokan barang, stabilitas harga, serta dampaknya terhadap aktivitas perdagangan di pasar tradisional yang menjadi salah satu pusat distribusi kebutuhan pokok terbesar di Kota Medan.

Berdasarkan hasil pemantauan, berbagai komoditas pangan seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, daging ayam, daging sapi, ikan, serta aneka sayur-mayur masih tersedia dalam jumlah yang relatif mencukupi. Hingga saat ini belum ditemukan indikasi kelangkaan barang yang dapat mengganggu kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, sejumlah pedagang mengakui bahwa harga beberapa kebutuhan pokok masih berada pada level yang cukup tinggi dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai memengaruhi daya beli masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah yang sangat bergantung pada stabilitas harga pangan.

Salah seorang pedagang yang ditemui tim media FaktaNow mengatakan bahwa ketersediaan stok barang saat ini masih aman. Namun, harga pembelian dari pemasok mengalami kenaikan sehingga berdampak pada harga jual di tingkat pasar.

"Stok barang masih tersedia dan tidak ada kelangkaan. Tetapi harga dari pemasok masih cukup tinggi sehingga kami harus menyesuaikan harga jual. Kalau tidak begitu, pedagang bisa mengalami kerugian. Pembeli juga sekarang lebih selektif saat berbelanja," ujarnya.

Kondisi tersebut turut dirasakan para konsumen yang berbelanja di pasar. Beberapa pembeli mengaku harus lebih cermat dalam mengatur pengeluaran rumah tangga akibat harga sejumlah bahan pokok yang belum menunjukkan penurunan signifikan.

Menurut pengamatan di lapangan, aktivitas perdagangan di Pusat Pasar Medan masih berlangsung normal. Pedagang tetap melayani pembeli seperti biasa, sementara pasokan barang dari distributor terus masuk ke pasar. Kendati demikian, para pelaku usaha berharap adanya kestabilan harga agar aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih baik dan daya beli masyarakat kembali meningkat.

Pemantauan harga bahan pokok menjadi salah satu indikator penting dalam melihat kondisi ekonomi masyarakat. Fluktuasi harga pangan tidak hanya berdampak pada pedagang, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap pengeluaran rumah tangga dan tingkat kesejahteraan masyarakat secara umum.

Tim FaktaNow.Pro mencatat bahwa meskipun pasokan kebutuhan pokok masih terjaga, harga sejumlah komoditas strategis masih menjadi perhatian karena berpotensi memberikan tekanan terhadap pengeluaran masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, distributor, dan pelaku usaha untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kelancaran distribusi barang hingga ke tingkat konsumen.

FaktaNow.Pro akan terus melakukan pemantauan dan peliputan berkala terkait perkembangan harga bahan pokok di berbagai wilayah guna menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi publik dalam memahami kondisi pasar sekaligus perkembangan ekonomi daerah.

Jurnalis: (Pingki Karsizu.)