"Musran PDI-P Pringsewu: Perkuat Akar Rumput Hadapi Politik"

Suasana pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) PDI Perjuangan Kabupaten Pringsewu, Minggu (26/4/2026).

FAKTANOW.pro, Pringsewu – Dalam upaya memperkuat pondasi organisasi dan basis massa, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Pringsewu secara resmi menggelar Musyawarah Ranting (Musran). Kegiatan strategis ini dilaksanakan secara bertahap di 9 kecamatan yang ada di wilayah tersebut, dimulai pada Minggu, 26 April 2026, bertempat di Kecamatan Adiluwih dan Kecamatan Sukoharjo.
 
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen partai untuk melakukan konsolidasi internal secara menyeluruh. Fokus utama dari serangkaian kegiatan ini adalah penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat ranting, yang dianggap sebagai ujung tombak pergerakan dan penghubung langsung dengan masyarakat.
 
Acara pembukaan dan pelaksanaan Musran dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPC, perwakilan dari tingkat provinsi, serta para kader di tingkat kecamatan dan ranting. Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan sebuah forum untuk menyusun arah kebijakan, memilih kepemimpinan, serta memantapkan solidaritas di lingkungan internal partai.
 
Dalam pelaksanaannya, Musran diarahkan untuk melahirkan kepengurusan ranting yang memiliki karakter militan, berideologi kuat, serta memiliki kepekaan dan responsivitas tinggi terhadap berbagai kebutuhan dan aspirasi masyarakat di lingkungannya masing-masing.
 
Kegiatan ini secara resmi dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI-P Kabupaten Pringsewu, Hi. Irwan Saputra. Ia didampingi oleh Sekretaris DPC, Hi. Agus Irwanto, serta Bendahara DPC, Ediyanto.
 
Turut hadir memberikan arahan dan masukan adalah Watoni Nurdin, SH, MH yang mewakili Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-P Provinsi Lampung. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pengurus inti DPC lainnya, antara lain Aris Wahyudi, ST, Bambang Kurniawan, Hi. Sutriso, SH, Muklasin, SH, Siti Mudmainah, dan Dian Novita. 

Kehadiran para tokoh ini menunjukkan sinergi yang kuat antara kepengurusan pusat cabang dengan unsur-unsur di bawahnya.
 
Kapan dan Di mana Berlangsung?
Pelaksanaan Musran ini dimulai pada hari Minggu, tanggal 26 April 2026. Tahap awal dilaksanakan di dua lokasi sekaligus, yaitu di wilayah Kecamatan Adiluwih dan Kecamatan Sukoharjo.

Kegiatan ini akan berlanjut secara bertahap hingga mencakup seluruh 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Pringsewu, memastikan tidak ada satu pun wilayah yang terlewat dalam proses penguatan struktur ini.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pringsewu, Hi. Irwan Saputra, saat memberikan arahan dalam pembukaan Musyawarah Ranting (Musran) di Kecamatan Adiluwih, Minggu (26/4/2026).

Mengapa Kegiatan Ini Penting?
Dalam sambutannya, Ketua DPC Hi. Irwan Saputra menegaskan bahwa Musran memiliki makna strategis yang jauh lebih dalam daripada sekadar formalitas. Menurutnya, kekuatan sebuah partai politik sangat ditentukan oleh kualitas dan kekokohan struktur di tingkat akar rumput.
 
“Pertarungan politik ke depan ditentukan oleh kekuatan di tingkat akar rumput. Karena itu, ranting harus hidup, solid, dan hadir di tengah rakyat,” tegas Irwan Saputra dengan tegas.
 
Pernyataan ini menegaskan bahwa keberhasilan partai dalam setiap kontestasi politik maupun dalam upaya mengabdikan diri kepada masyarakat sangat bergantung pada bagaimana organisasi di tingkat terbawah dapat bekerja maksimal, dekat dengan rakyat, dan memahami denyut nadi kehidupan masyarakat sehari-hari.
 
Sementara itu, Sekretaris DPC Hi. Agus Irwanto, SE menambahkan bahwa proses konsolidasi ini juga menjadi tolak ukur kedisiplinan dan keseriusan para kader. Ia menekankan pentingnya menghindari praktik organisasi yang hanya bersifat formalitas tanpa gerakan nyata.
 
“Tidak boleh ada struktur yang hanya formalitas. Semua harus bergerak, bekerja, dan membumi bersama rakyat,” ujar Agus Irwanto.
 
Hal ini menunjukkan bahwa partai menuntut komitmen penuh dari setiap pengurus dan kader untuk benar-benar bekerja, turun ke lapangan, dan menjadi solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat.
 
Secara teknis, Musran ini dirancang untuk membentuk kepengurusan ranting yang profesional dan berdedikasi. Target utamanya adalah terciptanya barisan pengurus yang tidak hanya paham akan ideologi partai, tetapi juga memiliki kemampuan untuk merespons berbagai isu dan kebutuhan masyarakat dengan cepat dan tepat.
 
Dengan terlaksananya Musran di Sembilan (9) kecamatan ini, DPC PDI-P Pringsewu optimis bahwa struktur partai akan menjadi jauh lebih kuat, rapi, dan siap menghadapi berbagai dinamika politik yang akan terjadi di masa depan. Konsolidasi dari bawah ini diharapkan mampu menjadi modal utama bagi partai untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Pringsewu dan masyarakatnya. (Iskandar)