@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Montserrat:wght@400;700&display=swap'); body { font-family: 'Montserrat', Arial, sans-serif; } 🌐 🌐
.@import url('https://fonts.googleapis.com/css2?family=Nunito+Sans:wght@400;700&display=swap'); h1, h2, h3, h4, h5, h6 { font-family: 'Nunito Sans', Arial, sans-serif; } /* PAKSA SEMUA JUDUL RELATED POST JADI HITAM */ .related-posts a, .related-posts a:link, .related-posts a:visited, .related-posts h3 a, .related-posts h4 a, .related-posts .title a, .related-posts .post-title a, .related-posts .related-title a{ color:#000000 !important; text-decoration:none !important; } /* Saat disentuh atau hover tetap hitam */ .related-posts a:hover, .related-posts a:active{ color:#000000 !important; }

JAMAL Bahas Solusi Truk Pantura Lamongan

Poster diskusi publik JAMAL mengangkat konsep transportasi barang Pantura Lamongan dengan menghadirkan mantan konsultan logistik nasional.

Lamongan, FaktaNow.pro - 
Jaringan Masyarakat Lamongan (JAMAL) akan menggelar diskusi publik bertajuk "Konsep Transportasi Barang di Wilayah Pantura Lamongan" sebagai upaya mendorong lahirnya gagasan strategis mengenai sistem logistik yang lebih terintegrasi dan ramah terhadap mobilitas masyarakat.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026, mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, bertempat di Toko Kopi Lawas Reborn, Kabupaten Lamongan. Forum ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka yang melibatkan berbagai unsur masyarakat untuk membahas tantangan dan peluang pengelolaan transportasi barang di wilayah Pantai Utara (Pantura) Lamongan.

Diskusi publik tersebut mengangkat isu penting mengenai pengembangan sistem logistik terpadu yang menghubungkan jalur darat melalui Jalur Daendels dengan kawasan pelabuhan. Konsep tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung posisi Kabupaten Lamongan sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan sekaligus kawasan industri yang terus berkembang.

Selain membahas integrasi transportasi dan logistik, forum ini juga akan mengkaji solusi terhadap tingginya intensitas kendaraan berat yang melintasi kawasan perkotaan. Keberadaan truk angkutan barang selama ini menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kepadatan lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan di sejumlah titik di wilayah Lamongan.

Melalui diskusi tersebut, berbagai gagasan diharapkan dapat muncul untuk mewujudkan sistem distribusi barang yang lebih efektif tanpa mengabaikan aspek keselamatan, kenyamanan masyarakat, serta keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen JAMAL dalam mendorong partisipasi publik terhadap berbagai isu pembangunan daerah. Menurutnya, persoalan transportasi barang memerlukan pendekatan yang komprehensif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Sebagai narasumber utama, JAMAL menghadirkan Muhammad Sholikin, sosok yang memiliki pengalaman sebagai konsultan di bidang transportasi dan logistik. Pengalaman yang dimilikinya diharapkan mampu memberikan masukan dan perspektif yang konstruktif mengenai perencanaan sistem angkutan barang yang lebih terintegrasi di kawasan Pantura Lamongan.

Pembahasan dalam forum tersebut akan menitikberatkan pada pentingnya sinkronisasi antara jalur distribusi darat dengan fasilitas pelabuhan, sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih efisien. Selain itu, alternatif penguraian beban kendaraan berat dari pusat kota juga menjadi salah satu topik yang akan dibahas bersama para peserta.

Kegiatan ini merupakan inisiatif Jaringan Masyarakat Lamongan bersama sejumlah elemen yang memiliki perhatian terhadap pembangunan dan kemajuan daerah. Masyarakat umum, pegiat transportasi, pelaku usaha, akademisi, serta unsur pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya diundang untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam menyampaikan gagasan maupun masukan.

Dengan mengusung konsep diskusi terbuka, JAMAL berharap forum tersebut dapat menjadi wadah pertukaran ide yang produktif serta menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengembangan sistem transportasi barang di Kabupaten Lamongan.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, diharapkan tercipta kebijakan transportasi yang mampu mendukung kelancaran distribusi logistik, meningkatkan keselamatan lalu lintas, serta memperkuat daya saing ekonomi Kabupaten Lamongan di masa mendatang.

Jurnalis: (Sunariyanto)