Mewakili Kadisdikbud Lampung, Kacabdin Wilayah II Pimpin Sertijab Kepsek

Penandatanganan berita acara serah terima jabatan kepala sekolah di Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah II Provinsi Lampung, disaksikan jajaran pejabat dan undangan terkait. Senin [20/04/2026].

FAKTANOW.pro, Pringsewu
- Mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H., Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Provinsi Lampung Wilayah II, Rodi Hayani Samsun, S.H., M.IP., memimpin kegiatan serah terima jabatan (sertijab) Kepala SMA/SMK Negeri serta penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Lampung.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kacabdin) Wilayah II, Kabupaten Pringsewu, Kamis (23/4/2026). Acara ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan tata kelola pendidikan menengah di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Rodi Hayani Samsun menyampaikan bahwa rotasi jabatan dan penunjukan pejabat baru merupakan langkah strategis untuk menjaga dinamika organisasi tetap sehat, profesional, dan adaptif terhadap tantangan pendidikan yang terus berkembang.

Ia menegaskan, setiap kepala sekolah yang diberikan amanah harus mampu menunjukkan integritas, profesionalisme, serta komitmen tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan di satuan kerja masing-masing.

“Serah terima jabatan ini bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan momentum penting untuk memperkuat tanggung jawab moral dan profesional para kepala sekolah. Saya menekankan agar setiap pemimpin satuan pendidikan benar-benar bekerja dengan hati, menjunjung tinggi integritas, serta mengedepankan kepentingan peserta didik di atas segalanya,” ujar Rodi saat ditemui jurnalis media online nasional FaktaNow.pro di ruang kerjanya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Lampung saat memberikan arahan dalam rapat koordinasi bersama jajaran pendidikan, Senin (23/4/2026).

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini tidak hanya berkutat pada capaian akademik semata, namun juga menyangkut pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kesiapan siswa menghadapi perkembangan zaman.

Oleh karena itu, kepala sekolah dituntut mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan masing-masing, sekaligus menjadi figur teladan bagi guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik.

Rodi juga mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pendidikan. Ia menegaskan tidak boleh ada praktik yang menyimpang dari aturan yang berlaku, termasuk dalam pengelolaan dana operasional sekolah maupun program lainnya.

“Saya tegaskan, tidak boleh ada ruang bagi penyimpangan dalam bentuk apa pun. Pengelolaan anggaran harus dilakukan secara terbuka, sesuai regulasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Jika ada pelanggaran, tentu akan kami tindak tegas sesuai ketentuan,” katanya.

Selain itu, ia meminta para kepala sekolah yang baru dilantik maupun yang ditunjuk sebagai Plt agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing, membangun komunikasi yang baik dengan dewan guru, tenaga kependidikan, serta komite sekolah.

Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci utama keberhasilan dalam menjalankan program pendidikan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Rodi turut menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah. Ia mendorong para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, inovasi pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi digital.

“Pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Guru dan kepala sekolah harus terus belajar, berinovasi, dan tidak boleh tertinggal. Kita ingin sekolah-sekolah di Wilayah II ini menjadi contoh dalam kualitas pembelajaran yang maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kepemimpinan di sekolah bukan hanya soal jabatan, melainkan tentang keteladanan. Kepala sekolah diharapkan mampu menjadi figur yang memberikan contoh positif, baik dalam sikap, kedisiplinan, maupun etika kerja.

Rodi juga mengajak seluruh pihak, termasuk orang tua siswa dan masyarakat, untuk turut berperan aktif dalam mendukung kemajuan pendidikan. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai tanpa adanya sinergi antara sekolah dan lingkungan sekitar.

“Kita membutuhkan dukungan semua pihak. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan kerja sama yang baik, saya optimistis kualitas pendidikan di wilayah ini akan terus meningkat,” tambahnya.

Kegiatan sertijab berlangsung tertib dan dihadiri oleh jajaran pejabat di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, para kepala sekolah, serta tamu undangan lainnya.

Dengan dilaksanakannya pergantian kepemimpinan ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Wilayah II Provinsi Lampung dapat semakin maju, profesional, dan mampu mencetak generasi muda yang unggul serta berdaya saing.

Sebagai penutup, Rodi kembali menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap seluruh sekolah di wilayah kerjanya.

Ia berharap para kepala sekolah dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi.

“Jabatan ini adalah kepercayaan. Jalankan dengan sebaik-baiknya, bekerja secara jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Saya tidak ingin ada kepala sekolah yang bekerja setengah hati. Tunjukkan kinerja terbaik demi masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

Penulis : (Iskandar)