WRC Birendra Sumut Gelar Rapat Bahas Bahaya Narkoba
FaktaNow.pro, Medan - Walet Reaksi Cepat Birendra Provinsi Sumatera Utara (WRC Birendra Sumut) menggelar rapat kerja yang membahas upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika di wilayah Sumatera Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor WRC Birendra Sumut yang beralamat di Jalan Pintu Air Nomor 10, Kecamatan Medan Kota, Selasa (17/6/2026).
Rapat kerja tersebut dipimpin oleh Ketua WRC Birendra Sumut, Johan Merdeka, didampingi Penasehat Mawardi, serta dihadiri sejumlah pengurus dan anggota lembaga. Dalam pertemuan itu, para peserta membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba yang dinilai masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda di Sumatera Utara.
Menurut keterangan yang disampaikan oleh Kabiro Kota Medan WRC Birendra Sumut, Pingki Karsizu, permasalahan narkotika saat ini memerlukan perhatian bersama dari seluruh elemen masyarakat. Ia menilai penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga dapat mengganggu stabilitas sosial dan masa depan bangsa.
Dalam rapat tersebut, para peserta menyoroti pentingnya edukasi dan sosialisasi secara berkelanjutan kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja dan pelajar. Mereka menilai bahwa pencegahan sejak dini menjadi langkah yang efektif untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.
"Seluruh peserta rapat membahas bahaya narkoba yang dapat merusak generasi muda. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan dampak buruk penyalahgunaan narkotika dan bersama-sama ikut berperan dalam upaya pencegahannya," ujar Pingki Karsizu dalam keterangannya.
Ia menjelaskan bahwa narkoba memiliki dampak yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Penyalahgunaannya dapat merusak fungsi otak, mengganggu kerja berbagai organ tubuh, menimbulkan ketergantungan berat, hingga berisiko menyebabkan kematian. Selain itu, peredaran gelap narkotika juga merupakan tindak pidana yang dapat merugikan banyak pihak.
WRC Birendra Sumut juga menegaskan komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba. Dalam rapat tersebut, lembaga itu menyatakan kesiapannya untuk menjalin sinergi dengan berbagai instansi terkait, termasuk Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta Badan Narkotika Nasional (BNN) yang ada di Provinsi Sumatera Utara.
Menurut peserta rapat, kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika. Upaya bersama dinilai dapat memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya narkoba.
Selain membahas langkah pencegahan, rapat kerja tersebut juga menjadi forum untuk memperkuat komitmen seluruh anggota WRC Birendra Sumut dalam mendukung gerakan anti-narkoba. Organisasi ini berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam memberikan edukasi dan pengawasan di lingkungan masing-masing.
WRC Birendra Sumut menilai bahwa generasi muda merupakan aset penting yang harus dijaga dari pengaruh narkotika. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan pemahaman tentang risiko penyalahgunaan narkoba demi menjaga masa depan anak bangsa.
Jurnalis: (Pingki Karsizu) / Editor: (Rolla)
