TMMD Kemantran Bangun Jalan dan Kepercayaan Rakyat
TEGAL, FAKTANOW.pro - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Desa Kemantran, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Selasa (13/10/2026). Program yang dilaksanakan Kodim 0712/Tegal ini tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepercayaan antara TNI dengan masyarakat.
Pembukaan TMMD dilakukan langsung oleh Bupati Tegal, H. Ischak Maulana Rohman, S.H., di Lapangan Olahraga Desa Kemantran. Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 0712/Tegal Letkol Inf. Rachmat Ferdiantono, S.H., serta sekitar 300 peserta yang terdiri atas prajurit TNI AD, TNI AL, TNI AU, Polri, pelajar, dan organisasi kemasyarakatan.
Pelaksanaan TMMD menjadi salah satu bentuk sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Semangat gotong royong menjadi bagian penting dari program yang dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.
Di bawah komando Dandim 0712/Tegal, program tersebut menargetkan pembangunan jalan dengan konstruksi lapen atau sand sheet sepanjang total 1.546,7 meter yang tersebar di empat titik di Desa Kemantran.
Pekerjaan infrastruktur itu didukung anggaran sebesar Rp562.602.000, yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Tegal. Pengelolaan anggaran diharapkan berjalan sesuai ketentuan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Selain pembangunan fisik, TMMD Sengkuyung Tahap IV juga mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, bahaya narkoba, pencegahan stunting, serta pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan nonfisik tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai kebangsaan, meningkatkan kesadaran terhadap persoalan sosial, serta mendorong partisipasi warga dalam pembangunan desa.
Dalam amanatnya, Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0712/Tegal, atas persiapan pelaksanaan program TMMD.
“Kerja sama yang terjalin ini adalah modal berharga untuk mewujudkan pembangunan yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan,” ujar Bupati Tegal.
Melalui TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026, pembangunan jalan di Desa Kemantran diharapkan dapat mendukung mobilitas warga dan aktivitas perekonomian masyarakat. Sementara itu, kegiatan nonfisik diharapkan memperkuat hubungan sosial serta semangat gotong royong antara TNI dan rakyat.
Program ini sekaligus menjadi wujud kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
(Rochim).

Posting Komentar