Mahasiswa Keperawatan UMLA Edukasi PHBS di MTs Muhammadiyah 20 Menongo
Lamongan, FaktaNow.pro – Upaya meningkatkan kesadaran hidup sehat di kalangan pelajar terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) yang menggelar penyuluhan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa berupaya memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit.
Tim pelaksana terdiri atas lima mahasiswa Semester II (Dua) Fakultas Kesehatan UMLA, yakni Wildan, M. Fathurrahman Azizi, Alya Dhea, Nazwa, dan Abeelya. Dalam kegiatan tersebut, Wildan bertindak sebagai koordinator sekaligus pemateri utama.
Materi yang disampaikan mencakup tata cara mencuci tangan menggunakan sabun sesuai standar kesehatan, pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah, serta pemilihan makanan dan minuman yang aman dikonsumsi. Penyampaian dilakukan dengan metode interaktif melalui presentasi visual, demonstrasi praktik, serta sesi tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta aktif menyampaikan pertanyaan, berbagi pengalaman sehari-hari, dan mengikuti praktik langsung yang dipandu oleh tim mahasiswa. Pendekatan edukatif yang komunikatif membuat materi kesehatan lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Wildan, kegiatan tersebut memiliki makna tersendiri karena dilaksanakan di sekolah tempat dirinya pernah menempuh pendidikan. Ia mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk berbagi pengetahuan kepada adik-adik kelasnya agar semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan.“Sebagai alumni, saya merasa memiliki ikatan emosional dengan sekolah ini. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa dapat menerapkan kebiasaan hidup sehat secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah,” ujarnya.
Kepala MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Suparno, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa UMLA yang telah memberikan edukasi kesehatan kepada para siswa. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pendidikan menengah dan perguruan tinggi memiliki nilai strategis dalam membangun karakter sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda.
Ia menilai kehadiran mahasiswa, khususnya alumni sekolah tersebut, dapat menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus belajar dan meraih pendidikan yang lebih tinggi. Selain memperoleh wawasan kesehatan, siswa juga mendapatkan inspirasi dari perjalanan akademik para pemateri.
Selain memberikan manfaat bagi sekolah, kegiatan ini turut menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa. Pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat membantu mereka mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta keterampilan edukasi kesehatan yang akan dibutuhkan dalam profesi keperawatan di masa mendatang.
Melalui kegiatan tersebut, Fakultas Kesehatan UMLA berharap kesadaran mengenai PHBS dapat tumbuh secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Pengetahuan yang diperoleh siswa diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan semata, melainkan berkembang menjadi kebiasaan positif yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat diyakini mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat serta mendukung tumbuhnya generasi muda yang peduli terhadap kesehatan diri maupun lingkungan sekitar.
Jurnalis: Sunariyanto / Editor: Iskandar
